Bekal Penting untuk Siswa, SDN Pamolokan 2 Sumenep Ajarkan Cara Hadapi Kebakaran

- Editorial Team

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cegah Risiko Kebakaran Sejak Dini, SDN Pamolokan 2 Sumenep Gandeng Damkar Edukasi Siswa

Cegah Risiko Kebakaran Sejak Dini, SDN Pamolokan 2 Sumenep Gandeng Damkar Edukasi Siswa

OkeDailyJatim – SDN Pamolokan 2, Kabupaten Sumenep, menggandeng Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memberikan edukasi keselamatan kepada siswa sejak usia dini, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan potensi bahaya kebakaran, langkah pencegahan, serta cara menyelamatkan diri ketika menghadapi keadaan darurat di lingkungan sekitar.

Melalui penjelasan dan praktik langsung, siswa memperoleh pengalaman belajar di luar kelas. Edukasi ini diharapkan membangun kewaspadaan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SDN Pamolokan 2, Nur Imamah, S.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keselamatan penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki bekal menghadapi situasi tak terduga.

Nur Imamah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membantu mereka memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Baca Juga:  Bakesbangpol Sumenep Tegaskan Ormas Bukan Sekadar Pelengkap, Harus Jadi Benteng Persatuan di Tengah Masyarakat

“Edukasi ini memberikan pengalaman baru bagi siswa. Kami berharap mereka memahami cara menghadapi keadaan darurat dan mengetahui langkah tepat untuk menjaga keselamatan diri,” kata Nur Imamah disela kegiatan.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, siswa perlu mengenali potensi bahaya agar tidak melakukan tindakan yang berisiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Kami ingin anak-anak lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitarnya. Pengetahuan ini penting agar mereka terbiasa berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nur Imamah berharap siswa mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh apabila menghadapi keadaan darurat, termasuk mencari tempat aman dan meminta bantuan kepada orang dewasa.

“Keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Jika menghadapi situasi darurat, anak-anak diharapkan tidak panik, segera mencari tempat aman, dan meminta bantuan orang dewasa,” tutup Nur Imama.

Baca Juga:  Wacana Perubahan Nama Kabupaten Sumenep Dibahas di Muscam Raas, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Sementara itu, Achmad Sukron dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sumenep menilai pendidikan penanggulangan kebakaran perlu dikenalkan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami bahaya api dan cara melindungi diri.

Sukron menegaskan, pemahaman dasar mengenai kebakaran dapat membantu siswa mengenali risiko di sekitarnya. Edukasi tersebut juga diharapkan membentuk sikap tanggap dan mengutamakan keselamatan.

“Pendidikan penanggulangan kebakaran harus dikenalkan sejak dini. Anak-anak perlu mengetahui potensi bahaya api dan memahami langkah yang tepat untuk melindungi diri,” ujar Sukron.

Ia menjelaskan, peran Damkar tidak terbatas pada pemadaman api. Petugas juga menjalankan tugas penanganan kedaruratan dan operasi penyelamatan sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku.

Baca Juga:  Madura Culture Festival 4 Makin Semarak, Satlantas Sumenep Bawa Kado Pelayanan untuk Warga

“Tugas Damkar bukan hanya memadamkan api, tetapi juga mencakup penanganan kedaruratan dan operasi penyelamatan sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Sukron turut mengingatkan masyarakat agar mengetahui saluran bantuan yang dapat dihubungi ketika terjadi keadaan darurat. Informasi lokasi dan jenis kejadian perlu disampaikan dengan jelas agar laporan dapat ditindaklanjuti.

“Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 112. Sampaikan lokasi dan jenis kejadian dengan jelas agar laporan bisa ditindaklanjuti petugas,” pungkas Sukron.

Melalui edukasi tersebut, SDN Pamolokan 2 berharap siswa semakin memahami pencegahan kebakaran, mampu mengenali potensi bahaya, serta mengetahui cara mencari pertolongan demi menjaga keselamatan diri dan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecurigaan Ibu Berujung Pengungkapan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 20 Tahun Diamankan Polisi
Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan
APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026
Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono
Pesan Tegas Dandim Sumenep untuk Kadet Unhan: Disiplin, Berintegritas dan Peduli Sesama
Iming-iming Surga dan Umur Panjang, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut
Bahunya Kompak, Api Ditaklukkan! Damkar Sumenep dan Yonif TP 931 Turun Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Kecurigaan Ibu Berujung Pengungkapan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 20 Tahun Diamankan Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:33 WIB

APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono

Berita Terbaru