OkeDailyJatim – SDN Pamolokan 2, Kabupaten Sumenep, menggandeng Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memberikan edukasi keselamatan kepada siswa sejak usia dini, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan potensi bahaya kebakaran, langkah pencegahan, serta cara menyelamatkan diri ketika menghadapi keadaan darurat di lingkungan sekitar.
Melalui penjelasan dan praktik langsung, siswa memperoleh pengalaman belajar di luar kelas. Edukasi ini diharapkan membangun kewaspadaan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDN Pamolokan 2, Nur Imamah, S.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keselamatan penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki bekal menghadapi situasi tak terduga.
Nur Imamah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membantu mereka memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
“Edukasi ini memberikan pengalaman baru bagi siswa. Kami berharap mereka memahami cara menghadapi keadaan darurat dan mengetahui langkah tepat untuk menjaga keselamatan diri,” kata Nur Imamah disela kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari. Menurutnya, siswa perlu mengenali potensi bahaya agar tidak melakukan tindakan yang berisiko bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami ingin anak-anak lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitarnya. Pengetahuan ini penting agar mereka terbiasa berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Nur Imamah berharap siswa mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh apabila menghadapi keadaan darurat, termasuk mencari tempat aman dan meminta bantuan kepada orang dewasa.
“Keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Jika menghadapi situasi darurat, anak-anak diharapkan tidak panik, segera mencari tempat aman, dan meminta bantuan orang dewasa,” tutup Nur Imama.
Sementara itu, Achmad Sukron dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sumenep menilai pendidikan penanggulangan kebakaran perlu dikenalkan kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami bahaya api dan cara melindungi diri.
Sukron menegaskan, pemahaman dasar mengenai kebakaran dapat membantu siswa mengenali risiko di sekitarnya. Edukasi tersebut juga diharapkan membentuk sikap tanggap dan mengutamakan keselamatan.
“Pendidikan penanggulangan kebakaran harus dikenalkan sejak dini. Anak-anak perlu mengetahui potensi bahaya api dan memahami langkah yang tepat untuk melindungi diri,” ujar Sukron.
Ia menjelaskan, peran Damkar tidak terbatas pada pemadaman api. Petugas juga menjalankan tugas penanganan kedaruratan dan operasi penyelamatan sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku.
“Tugas Damkar bukan hanya memadamkan api, tetapi juga mencakup penanganan kedaruratan dan operasi penyelamatan sesuai kewenangan serta prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Sukron turut mengingatkan masyarakat agar mengetahui saluran bantuan yang dapat dihubungi ketika terjadi keadaan darurat. Informasi lokasi dan jenis kejadian perlu disampaikan dengan jelas agar laporan dapat ditindaklanjuti.
“Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 112. Sampaikan lokasi dan jenis kejadian dengan jelas agar laporan bisa ditindaklanjuti petugas,” pungkas Sukron.
Melalui edukasi tersebut, SDN Pamolokan 2 berharap siswa semakin memahami pencegahan kebakaran, mampu mengenali potensi bahaya, serta mengetahui cara mencari pertolongan demi menjaga keselamatan diri dan orang lain.















