OkeDailyJatim – Upaya mencegah stunting terus digencarkan TP PKK Sumenep. Kali ini, gerakan pemenuhan gizi menyasar keluarga di Kecamatan Dungkek.
Kegiatan digelar di Pendopo Kecamatan Dungkek, Selasa (22/9/2026). Sebanyak 76 bingkisan olahan ikan disalurkan kepada penerima manfaat.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi hadir bersama jajaran pengurus. Ia menegaskan pentingnya gizi anak melalui pangan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin keluarga semakin terbiasa memilih pangan bergizi. Ikan mudah didapat dan penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.” kata Nia Kurnia Fauzi disela kegiatan.
Ia mengatakan, penyaluran bingkisan bukan sekadar pemberian bantuan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mengajak keluarga membiasakan konsumsi pangan bergizi.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. Kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi menjadi fondasi tumbuh kembang anak sejak dini.” tambahnya.
Program tersebut digelar bersama Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep. Rangkaian kegiatan sebelumnya berlangsung di Batuputih dan berlanjut ke Dungkek.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Sumenep Joko Satrio, S.IP., M.Si. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau didampingi Kabid Heru Faizal Heru, S.T., M.Si.
Joko menyebut 76 bingkisan olahan ikan disiapkan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga penerima manfaat di Kecamatan Dungkek.
“Kami menyalurkan 76 bingkisan olahan ikan. Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak dan keluarga penerima.” ujarnya.
Menurut Joko, ikan merupakan potensi pangan lokal yang perlu terus dimanfaatkan. Pengolahan ikan juga dapat membuat menu lebih beragam dan menarik bagi anak.

“Potensi ikan di Sumenep sangat besar. Kami ingin masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai pangan bergizi untuk keluarga.” kata Joko Satrio.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan TP PKK menjadi bagian penting dalam menguatkan edukasi konsumsi ikan. Pesan gizi diharapkan sampai langsung kepada keluarga.
“Sinergi dengan TP PKK akan terus diperkuat agar edukasi konsumsi ikan dapat diterapkan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.” pungkasnya.
Kegiatan di Dungkek menjadi bagian dari rangkaian program pemenuhan gizi berbasis olahan ikan. Setelah Dungkek, agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Rubaru.
Gerakan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pencegahan stunting. TP PKK dan Diskan Sumenep mendorong keluarga memanfaatkan pangan lokal bergizi.
Dengan 76 bingkisan yang disalurkan, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat sekaligus memperkuat kesadaran keluarga tentang pentingnya gizi anak.















