MEC 2026 Sumenep Bawa Keraton ke Panggung, Budaya Madura Disulap Jadi Magnet Wisata

- Editorial Team

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH Didampingi Ketua KJS H. Hariri di Acara MEC 2026

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH Didampingi Ketua KJS H. Hariri di Acara MEC 2026

OkeDailyJatim – Gemerlap kostum, kreativitas seni, dan jejak sejarah Keraton Sumenep berpadu dalam Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026. Bukan sekadar karnaval, gelaran ini menjadi panggung untuk menghidupkan kembali kekayaan budaya Sumenep agar semakin dekat dengan generasi muda.

MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep pada Sabtu (19/9/2026). Tahun ini, tema “Keraton Sumenep” menjadi napas utama perhelatan yang mempertemukan kreativitas masyarakat dengan warisan sejarah daerah.

Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH., MH. mengatakan, budaya tidak cukup hanya disimpan sebagai peninggalan masa lalu. Warisan tersebut harus terus diperkenalkan, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui ruang-ruang kreatif.

“Madura Ethnic Carnival ini adalah wadah pelestarian budaya, karena melalui kegiatannya ingin budaya Madura terus hidup, terkenal dan diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman,” kata Wabup Imam.

Menurutnya, Madura memiliki kekayaan budaya yang sangat luas. Mulai pakaian adat, kesenian, tradisi hingga beragam ekspresi budaya merupakan identitas yang perlu dijaga secara bersama-sama.

Baca Juga:  Paskibraka Sumenep 2026 Siap Kibarkan Merah Putih, Dandim Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

Karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting. Mereka tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, tetapi juga didorong menjadi pelaku yang ikut merawat sekaligus mengembangkan kebudayaan daerah.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku dalam menjaga dan mengembangkan budaya, dengan harapan warisan budaya kita tidak hanya menjadi sejarah, tetapi tetap hidup dan berkembang,” jelasnya.

Bagi pemerintah daerah, MEC juga memiliki dimensi yang lebih luas. Perhelatan budaya dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luar, termasuk sejarah, kesenian, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Baca Juga:  Santunan Anak Yatim di Desa Andulang, KBS dan Arasa Sociopreneur Sumenep Teguhkan Nilai Kemanusiaan dan Gotong Royong

Pemerintah daerah pun mendorong keterlibatan komunitas, seniman, pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat agar berbagai kegiatan kebudayaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi memberikan dampak nyata bagi daerah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga budaya bersama-sama. Jadikan budaya sebagai identitas, kebanggaan dan kekuatan untuk membangun daerah,” tutup Wabup Imam.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026
GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam
Siswi MAN Sumenep Tembus Final Health Innovation Festival, Bawa Pesan Pertolongan Pertama Lewat Poster Infografis
Moh. Fikriyanto Nahkodai PBFI Sumenep Periode 2026-2030
Piala AF Sport U-17 Segera Digelar di Sumenep
Jejak Tionghoa dan Majapahit Bertemu di Dungkek Sumenep, Ini Kisah yang Terungkap
Wartawan Pemula Jangan Terpinggirkan, SMSI Sumenep Dorong UKW Digelar di Madura
Akhlak Rasulullah Jadi Cermin, BKAD Sumenep Perkuat Kebersamaan Lewat Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

MEC 2026 Sumenep Bawa Keraton ke Panggung, Budaya Madura Disulap Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 19 September 2026 - 23:59 WIB

GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Siswi MAN Sumenep Tembus Final Health Innovation Festival, Bawa Pesan Pertolongan Pertama Lewat Poster Infografis

Sabtu, 19 September 2026 - 19:06 WIB

Moh. Fikriyanto Nahkodai PBFI Sumenep Periode 2026-2030

Berita Terbaru