SUMENEP.OkeDailyJatim – Sebanyak 110 nasi bungkus tujuan akhirat atau Bungturat kembali dibagikan Kita Berbagi Sosial (KBS) Sumenep kepada masyarakat, Jumat (14/8/2026).
Aksi sosial tersebut berlangsung di kawasan Simpang 3 Mapolresta Sumenep. Relawan KBS membagikan makanan secara cuma-cuma kepada warga yang melintas.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian KBS Sumenep terhadap masyarakat. Terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KBS Sumenep, Ahmad Zahruddin, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan membawa manfaat nyata.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali diberi kesempatan untuk berbagi 110 nasi Bungturat kepada masyarakat yang melintas,” ujar Ahmad Zahruddin.
Menurut Ahmad, makanan yang diberikan mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi penerima yang sedang membutuhkan, sebungkus nasi dapat menghadirkan arti dan manfaat yang besar.
“Kami ingin makanan ini tidak sekadar menjadi nasi bungkus, tetapi menjadi tanda bahwa kepedulian masih tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.
Ia menilai semangat berbagi perlu terus dijaga. Sebab, kepedulian sosial akan semakin kuat ketika dilakukan bersama dan tidak hanya mengandalkan satu pihak.
“Kami menyasar saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang sedang melintas di kawasan ini,” tutur Ahmad.
Bagi KBS Sumenep, berbagi makanan bukan hanya tentang memberi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun rasa persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
Ahmad berharap aksi sederhana tersebut dapat menginspirasi masyarakat. Dengan begitu, semakin banyak orang tergerak untuk membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing.
“Semoga apa yang kami bagikan hari ini bisa memberikan manfaat bagi penerimanya,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menunggu memiliki banyak harta untuk berbagi. Menurutnya, kepedulian dapat dimulai dari hal kecil yang dilakukan dengan tulus.
“Mari terus menumbuhkan semangat berbagi, karena kebaikan sekecil apa pun tetap memiliki arti bagi orang lain,” pungkas Ahmad.










