Satpol PP Sumenep Tertibkan PKL di Depan RSUD, Hakiki Tekankan Pendekatan Humanis

- Editorial Team

Kamis, 24 September 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatpol PP dan Damkar Sumenep Hakiki Maulana Firmansyah Saat Memberikan Edukasi Humanis kepada Penjual di Depan RSUDMA Sumenep, Rabu (24/09/2026)

Kasatpol PP dan Damkar Sumenep Hakiki Maulana Firmansyah Saat Memberikan Edukasi Humanis kepada Penjual di Depan RSUDMA Sumenep, Rabu (24/09/2026)

OkeDailyJatim – Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan depan RSUD Kabupaten Sumenep mendapat penataan dari Satpol PP, Kamis (24/9/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban kawasan rumah sakit sekaligus memastikan akses masyarakat tetap aman, nyaman, dan tidak terganggu aktivitas perdagangan.

Petugas Satpol PP Sumenep turun langsung memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menggunakan area yang menghambat akses keluar-masuk rumah sakit maupun arus lalu lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain soal lokasi berjualan, petugas juga mengingatkan PKL mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Penataan dilakukan melalui komunikasi langsung dan pendekatan persuasif.

Baca Juga:  Wabup Sumenep  Terpesona Stand Raas, UMKM dan Kucing Busok Jadi Magnet Night Culture Festival

Kasatpol PP dan Damkar Sumenep Hakiki Maulana Firmansyah menegaskan, penertiban PKL bukan semata-mata tindakan penegakan aturan, tetapi juga bagian dari pembinaan.

“Penataan PKL kami lakukan secara humanis dan persuasif. Kami mengedepankan edukasi agar pedagang memahami pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik,” kata Hakiki Maulana Firmansyah disela kegiatan.

Menurutnya, kawasan rumah sakit memiliki fungsi pelayanan publik yang membutuhkan akses mudah dan lingkungan yang tertata. Karena itu, aktivitas perdagangan tidak boleh mengganggu kepentingan masyarakat.

“Area depan rumah sakit harus tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman. Jangan sampai aktivitas berjualan menghambat pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, maupun pengguna jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPD RI Dukung Sumenep Jadi Kabupaten Kepulauan

Petugas kemudian mengarahkan PKL yang berada di lokasi terlarang untuk menata kembali aktivitas dagangannya. Pedagang diminta memilih lokasi yang tidak mengganggu fasilitas umum dan kepentingan masyarakat.

Hakiki menyebut pembinaan akan terus dikedepankan agar penataan kawasan dapat berjalan tanpa mengabaikan keberadaan PKL sebagai bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami memahami PKL juga mencari nafkah. Namun, kegiatan ekonomi harus tetap berjalan dengan memperhatikan aturan, kebersihan, ketertiban, dan hak masyarakat lainnya,” tegas Eks Camat Kalianget itu menambahkan.

Satpol PP Sumenep juga mengajak masyarakat untuk berperan menjaga fasilitas umum. Menurut Hakiki, ketertiban kawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran bersama.

Baca Juga:  DWP Kemenag Sumenep: Dari Kehangatan Keluarga hingga Kepedulian Lingkungan, Ada Energi Besar di Balik Pengabdian ASN

“Ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak pedagang dan masyarakat menjaga lingkungan agar kawasan RSUD tetap bersih, tertib, aman, serta nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Penataan PKL tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan RSUD Kabupaten Sumenep yang lebih tertib tanpa menghilangkan pendekatan dialogis dalam pembinaan masyarakat.

Satpol PP Sumenep memastikan upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum akan terus dilakukan dengan mengedepankan komunikasi serta ketentuan peraturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Geger! Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Desa Lobuk
Kemenag Sumenep Tuai Apresiasi PCNU, Layanan Digital Dinilai Makin Mudahkan Warga
HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola
Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab
Pemkab Sumenep Jadikan Job Fair 2026 Ruang Temu Pencari Kerja dan Dunia Usaha
Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah
Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah
Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:22 WIB

Satpol PP Sumenep Tertibkan PKL di Depan RSUD, Hakiki Tekankan Pendekatan Humanis

Kamis, 24 September 2026 - 14:50 WIB

Warga Geger! Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal di Tanah Tegal Desa Lobuk

Kamis, 24 September 2026 - 14:23 WIB

Kemenag Sumenep Tuai Apresiasi PCNU, Layanan Digital Dinilai Makin Mudahkan Warga

Rabu, 23 September 2026 - 23:59 WIB

HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola

Rabu, 23 September 2026 - 23:58 WIB

Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab

Berita Terbaru