Pemkab Sumenep Satukan Langkah Perkuat Pengarusutamaan Gender Jelang Penilaian PPE

- Editorial Team

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdakab Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si Didampingi Kadinsos P3A Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE Mm Saat Membuka Rapat Pemantapan Persiapan Penilaian PPE yang berlangsung di Aula Adirasa Kantor Pemkab Sumenep, Selasa (13/10/2026)

Sekdakab Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si Didampingi Kadinsos P3A Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE Mm Saat Membuka Rapat Pemantapan Persiapan Penilaian PPE yang berlangsung di Aula Adirasa Kantor Pemkab Sumenep, Selasa (13/10/2026)

OkeDailyJatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mematangkan persiapan menghadapi verifikasi Penganugerahan Prahita Ekapraya (PPE). Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) didorong memperkuat program responsif gender guna memastikan prinsip kesetaraan terintegrasi dalam pembangunan daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat pemantapan persiapan penilaian PPE yang berlangsung di Aula Adirasa Kantor Pemkab Sumenep. Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., serta dihadiri perwakilan OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam penilaian sementara, Kabupaten Sumenep memperoleh nilai 940,8. Tahapan verifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesesuaian dokumen pendukung dengan pelaksanaan program Pengarusutamaan Gender (PUG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekdakab Sumenep Agus Dwi Saputra berharap hasil verifikasi tidak mengalami penurunan signifikan. Karena itu, seluruh OPD diminta meningkatkan koordinasi, memperkuat kelengkapan data, serta memastikan setiap program pembangunan memperhatikan kebutuhan perempuan dan laki-laki.

Baca Juga:  Bupati Fauzi di Sumenep Bersholawat: Sholawat Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, S.E., M.M., memiliki peran strategis dalam mendorong penguatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di lingkungan pemerintah daerah.

Pengarusutamaan Gender tidak cukup hanya diwujudkan melalui dokumen administrasi. Implementasinya perlu terlihat sejak tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil.

“Pengarusutamaan Gender membutuhkan komitmen seluruh OPD. Setiap perangkat daerah harus memastikan bahwa program yang direncanakan dan dilaksanakan benar-benar mempertimbangkan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara proporsional.” kata Kadinsos P3A Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE MM.

Baca Juga:  Kodim Sumenep Siapkan Rekrutmen Prajurit TNI AD Secara Profesional dan Transparan

Kesiapan menghadapi verifikasi juga membutuhkan data yang akurat, dokumen yang relevan, serta bukti implementasi program. Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memperlihatkan konsistensi kebijakan responsif gender di Kabupaten Sumenep.

“Nilai sementara 940,8 menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk mempersiapkan verifikasi secara optimal. Data dan dokumen pendukung harus sesuai dengan pelaksanaan program di lapangan.” ujarnya.

Program responsif gender diarahkan untuk memastikan perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pelayanan, berpartisipasi dalam pembangunan, serta memperoleh manfaat dari kebijakan pemerintah.

“Keberhasilan Pengarusutamaan Gender tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari bagaimana kebijakan pembangunan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan inklusif.” tegas Dr. R. Abd. Rahman Riadi SE MM.

Baca Juga:  JJS Jadi Penutup HUT RI ke-81 DPMPTSP Sumenep, Rute Panjang Penuh Kebersamaan

Melalui penguatan koordinasi dan evaluasi program, Pemkab Sumenep berharap pelaksanaan PUG semakin terarah dan berkelanjutan. Persiapan verifikasi PPE pun diharapkan menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan.

“Penghargaan bukanlah tujuan akhir. Hal yang paling penting adalah memastikan prinsip kesetaraan gender benar-benar diterapkan dalam pembangunan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.” pungkasnya.

Pemkab Sumenep berharap seluruh OPD terus memperkuat komitmen bersama agar pembangunan daerah semakin responsif gender, inklusif, dan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Doa dan Tadarus di Masjid Soekambang, Yonif TP 931 Pererat Kedekatan dengan Warga
Hari Santri Nasional 2026, MTsN 2 Sumenep Tanamkan Semangat Juang dan Akhlak Santri
Wabup KH. Imam Hasyim Apresiasi DPRD Sumenep, Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disetujui
Dari Teras Rumah di Lenteng, Polisi Amankan 2 Pria Terkait Dugaan Sabu
Satlantas Polresta Sumenep Inspeksi Angkutan, Keselamatan Penumpang Jadi Perhatian
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Hari Santri Nasional 2026, H. Hosnan Abrory Ajak Santri Jadi Penggerak Persatuan dan Kemajuan Bangsa
HSN 2026 di Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Akhlak bagi Santri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Doa dan Tadarus di Masjid Soekambang, Yonif TP 931 Pererat Kedekatan dengan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Hari Santri Nasional 2026, MTsN 2 Sumenep Tanamkan Semangat Juang dan Akhlak Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Apresiasi DPRD Sumenep, Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disetujui

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Dari Teras Rumah di Lenteng, Polisi Amankan 2 Pria Terkait Dugaan Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Inspeksi Angkutan, Keselamatan Penumpang Jadi Perhatian

Berita Terbaru