OkeDailyJatim – Sebanyak 1.600 guru dan tenaga teknis di Kabupaten Sumenep menerima petikan SK PPPK Paruh Waktu, Kamis (15/10/2026).
Penyerahan berlangsung di Gedung Ki Hajar Dewantoro, Kecamatan Kota, Sumenep, dengan pelaksanaan yang dibagi menjadi tujuh sesi.
Peserta berasal dari jenjang TK, SD, SMP, serta tenaga teknis. Momentum ini menjadi dorongan memperkuat mutu pelayanan pendidikan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., menegaskan pentingnya tanggung jawab setelah menerima SK.
“SK ini harus menjadi motivasi untuk meningkatkan disiplin, kinerja, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing.” kata H. Iksan dalam sambutannya.
Menurut Ikhsan, kualitas pendidikan tidak cukup ditopang sarana dan prasarana. Kompetensi serta integritas tenaga pendidikan juga menentukan hasilnya.
Ia meminta guru terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar proses belajar semakin kreatif, efektif, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
“Guru harus terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif serta relevan dengan zaman.” ujarnya.
Transformasi digital menuntut pendidik menguasai materi sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menyusun perangkat ajar dan media pembelajaran.
H. Ikhsan menilai, kemampuan digital perlu diperkuat tanpa mengabaikan karakter, etika, dan kualitas interaksi antara guru dengan peserta didik.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, bukan sekadar mengikuti tren. Guru perlu memahami penggunaannya secara tepat.” ungkapnya.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pendidik harus memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
Keempat kompetensi tersebut menjadi landasan untuk membangun pembelajaran bermutu, memperkuat karakter, serta menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Penguasaan teknologi harus berjalan bersama peningkatan kompetensi dan pembentukan karakter agar pelayanan pendidikan semakin berkualitas.” tegas H. Iksan Spd, MT.
Penyerahan SK kepada sekitar 1.600 penerima diharapkan memperkuat semangat pengabdian dan mendorong kinerja yang terukur di lingkungan pendidikan Sumenep.
Para penerima diharapkan menjalankan tugas sesuai tupoksi, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga komitmen terhadap pelayanan masyarakat.
“Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk bekerja lebih profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Sumenep.” pungkasnya.
Dinas Pendidikan Sumenep diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi.
Pada akhirnya, profesionalisme guru dan tenaga teknis harus bermuara pada manfaat nyata bagi peserta didik, sekolah, dan masyarakat.















