Wabup KH. Imam Hasyim Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Sumenep 2027

- Editorial Team

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Senin (12/10/2026)

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Senin (12/10/2026)

OkeDailyJatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp1,89 triliun dalam RAPBD 2027. Sementara itu, belanja daerah mencapai Rp1,99 triliun sehingga memunculkan defisit Rp96,03 miliar.

Rancangan anggaran tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Senin (12/10/2026). Nota keuangan itu menjadi dasar pembahasan arah pembangunan daerah tahun mendatang.

Berdasarkan dokumen yang disampaikan, pendapatan daerah ditargetkan Rp1.899.676.296.303,04. Adapun belanja daerah direncanakan sebesar Rp1.995.705.978.599,32, dengan selisih anggaran mencapai Rp96.029.682.296,28.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Defisit anggaran tersebut direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama. Pemerintah daerah menganggarkan penerimaan pembiayaan Rp126,23 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp30,2 miliar.

Struktur pendapatan daerah masih didominasi transfer pemerintah, yakni Rp1,50 triliun. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai Rp393,69 miliar.

Pada sisi belanja, anggaran operasi menjadi komponen terbesar dengan nilai Rp1,44 triliun. Belanja modal dialokasikan Rp101,17 miliar, belanja tidak terduga Rp119,60 miliar, serta belanja transfer Rp325,76 miliar.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi dan Budaya Madura

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH, menjelaskan, penyusunan RAPBD 2027 mengacu pada RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2027. Arah pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi daerah.

Dalam nota keuangan yang disampaikan, pemerintah daerah menekankan pentingnya konektivitas wilayah untuk memperluas pemerataan pembangunan. Prioritas tersebut mencakup kawasan daratan maupun kepulauan yang memiliki tantangan geografis berbeda.

“Pembangunan daerah diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah daratan dan kepulauan,” kata Wabup KH. Imam Hasyim dalam nota keuangan.

Pemerintah daerah juga menghadapi tantangan berupa tingkat kemiskinan yang masih berada di atas rata-rata Jawa Timur, keterbatasan infrastruktur, serta tingginya biaya logistik menuju wilayah kepulauan.

Baca Juga:  Dinsos P3A Sumenep Salurkan Sembako untuk 70 Keluarga Balita Stunting

Dalam pembahasan anggaran, alokasi belanja setiap organisasi perangkat daerah perlu disesuaikan dengan prioritas pembangunan dan target kinerja. Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat efektivitas penggunaan anggaran.

“Pemda juga akan berfokus pada capaian layanan publik tanpa harus menganggarkan seluruh program dan kegiatan yang menjadi kewenangan daerah,” ujarnya.

Arah kebijakan tersebut menempatkan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu pertimbangan dalam penyusunan anggaran. Dengan demikian, program yang dibiayai APBD diharapkan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain infrastruktur, penguatan ekonomi lokal menjadi perhatian penting. Sektor pertanian, perikanan, perdagangan, serta industri kecil dan menengah memiliki peran dalam mendukung aktivitas ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat Sumenep.

Pemkab Sumenep juga akan menyesuaikan pendapatan transfer dan belanja daerah sebagai tindak lanjut surat Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI Nomor S-95/PK/2026 tertanggal 29 September 2026.

Baca Juga:  Dinas Perikanan Sumenep Dorong Inovasi Perikanan Berkelanjutan Lewat Circular Economy Living Lab

Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan alokasi transfer ke daerah dan ketentuan teknis dari kementerian terkait. Karena itu, rancangan anggaran masih menjadi bagian dari proses pembahasan bersama DPRD.

“Penyesuaian dilakukan sambil menunggu regulasi turunan, seperti petunjuk teknis dan rencana kerja kementerian terkait,” ungkap sosok orang nomor dua dilingkungan Pemkab Sumenep itu menjelaskan.

Penyampaian nota keuangan menjadi salah satu tahapan pembahasan Raperda APBD Sumenep 2027. Pemerintah daerah bersama DPRD selanjutnya membahas rancangan tersebut sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan.

Hasil pembahasan nantinya akan menentukan kebijakan anggaran yang menjadi pedoman pembangunan Kabupaten Sumenep pada 2027, termasuk upaya memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Sumenep Tekankan Kompetensi Guru, Pendidikan Berkualitas Harus Menjangkau Wilayah Terpencil
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Festival Banjari Piala DRT Hadir di Sumenep, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti
Bukan Sekadar Silaturahmi, Pertemuan Kesbangpol Klaten Bahas Warung Madura
Parkir Liar dan Truk Masuk Kota Jadi Sorotan, Pemkab Sumenep Siapkan Penertiban
Hadiri Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, MTsN 2 Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak
KMY Kawal Kasus Toko Kelontong Madura, Minta Penegakan Hukum Adil
Bupati Fauzi Punya Pesan Khusus untuk ASN Sumenep Lewat Gerakan 111.111 Kali Al-Waqi’ah
Jelang Agenda Gubernur Jatim, Rusliy Dorong Siswa SMAN 2 Sumenep Perkuat Budaya Disiplin

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Kepala Kemenag Sumenep Tekankan Kompetensi Guru, Pendidikan Berkualitas Harus Menjangkau Wilayah Terpencil

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Festival Banjari Piala DRT Hadir di Sumenep, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bukan Sekadar Silaturahmi, Pertemuan Kesbangpol Klaten Bahas Warung Madura

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Parkir Liar dan Truk Masuk Kota Jadi Sorotan, Pemkab Sumenep Siapkan Penertiban

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Wabup KH. Imam Hasyim Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Sumenep 2027

Berita Terbaru