Jelang Agenda Gubernur Jatim, Rusliy Dorong Siswa SMAN 2 Sumenep Perkuat Budaya Disiplin

- Editorial Team

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Kunjungan Gubernur Jatim, Kacabdin Rusliy Ingatkan Siswa SMAN 2 Sumenep: Jangan Abaikan Kebersihan hingga Etika Digital

Jelang Kunjungan Gubernur Jatim, Kacabdin Rusliy Ingatkan Siswa SMAN 2 Sumenep: Jangan Abaikan Kebersihan hingga Etika Digital

OkeDailyJatim – Kesiapan sebuah sekolah menyambut kunjungan pejabat bukan semata-mata soal lingkungan yang bersih dan bangunan yang tertata rapi. Lebih dari itu, kedisiplinan, perilaku, serta karakter peserta didik menjadi cerminan kualitas pendidikan yang sesungguhnya.

Pesan itulah yang mengemuka saat Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 2 Sumenep, Senin (12/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan sekolah, menggunakan telepon seluler secara bijak, serta membangun pergaulan yang sehat menjelang rencana kunjungan Gubernur Jawa Timur beserta rombongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara yang berlangsung tertib dan kondusif itu menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan sekaligus menanamkan kesadaran bahwa lingkungan pendidikan yang berkualitas harus dibangun melalui kebiasaan baik seluruh warga sekolah.

Bagi Rusliy, kebersihan lingkungan sekolah tidak semestinya hanya menjadi perhatian ketika ada agenda penting. Kebiasaan menjaga ruang kelas, halaman, dan fasilitas sekolah perlu tumbuh sebagai bentuk tanggung jawab bersama yang dilakukan secara konsisten.

Lingkungan yang bersih dan nyaman merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya kegiatan belajar mengajar yang efektif. Karena itu, siswa diharapkan tidak sekadar menaati aturan kebersihan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas sekolah dan mencegah perilaku yang dapat merusak lingkungan.

“Menjaga kebersihan sekolah bukan hanya dilakukan ketika akan ada kunjungan, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman.” kata Dr. Rusliy, S.Pd., M.Pd., dihadapan peserta apel.

Baca Juga:  Geger! Polsek Masalembu Bongkar Peredaran Sabu Nyaris 50 Gram, Puluhan Paket Disita

Pesan tersebut menegaskan bahwa kesiapan SMAN 2 Sumenep tidak cukup diukur dari penampilan fisik sekolah. Budaya disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membangun suasana pendidikan yang positif.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, penggunaan telepon seluler di lingkungan sekolah turut menjadi perhatian Kacabdin Wilayah Sumenep tersebut.

Dr. Rusliy mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan HP selama proses pembelajaran berlangsung, kecuali atas arahan dan dengan pendampingan guru. Perangkat tersebut diharapkan ditempatkan di lokasi yang telah disediakan di kelas agar tidak mengganggu konsentrasi siswa ketika mengikuti pelajaran.

Pengaturan penggunaan HP dinilai penting untuk membantu peserta didik membangun kebiasaan belajar yang lebih terarah. Dengan mengurangi gangguan dari notifikasi, permainan, maupun aktivitas digital yang tidak berkaitan dengan pelajaran, siswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu belajar secara optimal.

“Penggunaan HP di sekolah harus dilakukan secara bijak. Selama pembelajaran berlangsung, siswa perlu memprioritaskan pelajaran dan hanya menggunakan perangkat tersebut apabila ada arahan serta pendampingan dari guru.” ujarnya.

Di sisi lain, teknologi tetap dapat menjadi sarana pendukung pendidikan apabila digunakan secara tepat. Tantangannya adalah bagaimana peserta didik mampu menempatkan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan pengetahuan, bukan sebagai sumber gangguan yang menghambat proses belajar.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Dorong Pelajar Jadikan Literasi Senjata Hadapi Derasnya Arus Digital

Perhatian terhadap perilaku digital menjadi bagian lain dari amanat yang disampaikan Rusliy. Ia mengingatkan siswa agar lebih berhati-hati ketika mengakses, menilai, maupun membagikan informasi melalui media sosial.

Di tengah derasnya arus informasi, tidak semua konten yang beredar dapat dipercaya atau memberikan dampak positif. Konten yang mengandung kebencian, kekerasan, dan provokasi berpotensi memengaruhi pola pikir serta perilaku apabila diterima tanpa sikap kritis.

Karena itu, kemampuan memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya menjadi hal yang penting bagi generasi muda. Etika berkomunikasi juga harus tetap dijaga, termasuk ketika berinteraksi dengan orang lain di ruang digital.

“Siswa harus cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, dan jangan ikut menyebarkan konten yang mengandung kebencian maupun kekerasan.” tegas Dr. Rusly.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Sikap menghormati orang lain, bertanggung jawab atas perkataan, serta mampu mengendalikan diri juga harus tercermin dalam aktivitas digital sehari-hari.

Selain kedisiplinan dan etika digital, Rusliy turut menyoroti pentingnya menjaga perilaku dalam pergaulan. Secara khusus, ia berpesan kepada para siswi agar mampu menjaga diri, memilih lingkungan pertemanan yang positif, dan menghindari pergaulan yang dapat membawa dampak buruk.

Ia juga mengingatkan pentingnya melestarikan tradisi dan budaya Sumenep yang menjunjung tinggi kesopanan, tata krama, serta penghormatan terhadap sesama.

Baca Juga:  18 Titik Kekeringan di Gayam Jadi Sasaran Distribusi Air Bersih Dinsos P3A Sumenep

Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari identitas budaya yang perlu terus dirawat oleh generasi muda. Pelestariannya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Generasi muda harus mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif, serta tetap menjunjung tinggi kesopanan dan tata krama sebagai bagian dari nilai-nilai luhur budaya Sumenep.” pungkasnya.

Penekanan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik. Sikap, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan menghormati orang lain merupakan unsur penting dalam membentuk pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Rangkaian pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut mengarah pada satu tujuan: membangun lingkungan sekolah yang tidak hanya tertib secara fisik, tetapi juga kuat dalam budaya disiplin dan pembentukan karakter.

Menjelang rencana kunjungan Gubernur Jawa Timur beserta rombongan, SMAN 2 Sumenep diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, serta memperkuat perilaku positif seluruh warga sekolah.

Kesiapan itu pada akhirnya tidak berhenti ketika kunjungan selesai. Kebiasaan menjaga kebersihan, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, dan membangun pergaulan yang sehat justru perlu terus diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Melalui penguatan disiplin dan pendidikan karakter, sekolah diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai tempat tumbuhnya generasi muda yang berpengetahuan, beretika, serta bangga terhadap nilai-nilai budaya daerahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Punya Pesan Khusus untuk ASN Sumenep Lewat Gerakan 111.111 Kali Al-Waqi’ah
Satlantas Polresta Sumenep Ubah Edukasi Lalu Lintas Jadi Momen Interaktif Bersama Pelajar SMPN 5
Berawal dari Cekcok, Suami di Sumenep Diduga Aniaya Istri dan Ancam Anak
88 Pramuka Penggalang Ikuti LT III Sumenep 2026, Regu Terbaik Bidik LT IV Jatim
9 Prajurit Yonif TP 931/KJ Ukir Prestasi di Kejurprov Kick Boxing Jawa Timur
TNI dan Rakyat Menyatu di Taman Bunga Sumenep, Danyonif TP 931/KJ Dorong UMKM Lokal Bangkit
Yonif TP 931/KJ Bersama Dinkes Sumenep Gelar Bansos dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Taman Bunga
Perwosi Sumenep Kobarkan Semangat Perempuan Sehat, Keluarga Kuat dan Daerah Hebat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Bupati Fauzi Punya Pesan Khusus untuk ASN Sumenep Lewat Gerakan 111.111 Kali Al-Waqi’ah

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Jelang Agenda Gubernur Jatim, Rusliy Dorong Siswa SMAN 2 Sumenep Perkuat Budaya Disiplin

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Ubah Edukasi Lalu Lintas Jadi Momen Interaktif Bersama Pelajar SMPN 5

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Berawal dari Cekcok, Suami di Sumenep Diduga Aniaya Istri dan Ancam Anak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:59 WIB

88 Pramuka Penggalang Ikuti LT III Sumenep 2026, Regu Terbaik Bidik LT IV Jatim

Berita Terbaru