HLM PKB Sumenep Digelar, Ada Strategi Baru Bikin Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah

- Editorial Team

Rabu, 23 September 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPT PPD Samtiono SH MH dan Kabid P3EPD Bapenda Sumenep Suhermanto SE ME

Kepala UPT PPD Samtiono SH MH dan Kabid P3EPD Bapenda Sumenep Suhermanto SE ME

OkeDailyJatim – Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Sumenep didorong makin mudah. Digitalisasi menjadi salah satu strategi yang kini diperkuat pemerintah.

Langkah itu dibahas dalam High Level Meeting Optimalisasi PKB Melalui Digitalisasi Pembayaran Pajak di Kabupaten Sumenep, Rabu (23/9/2026).

Forum tersebut digelar di Ballroom Kaberaz Hotel Sumenep dengan melibatkan sejumlah unsur strategis pemerintahan dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda ini dijadwalkan dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH, MH, perwakilan kecamatan, kepala desa, Bapenda beserta jajaran, serta UPT PPD Sumenep.

Turut dijadwalkan hadir Kepala Disperkimhub Sumenep beserta jajaran, Satlantas Polresta Sumenep, dan Jasa Raharja dalam forum tersebut.

Keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting untuk memperluas informasi pembayaran PKB. Pemerintah ingin layanan pajak semakin dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Ngobrol, Sambung Roso Cara Polresta Sumenep Perkuat Kamtibmas di Desa

Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, SH, MH, mengatakan kolaborasi menjadi kunci mengoptimalkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

“Ini bentuk kolaborasi dan dukungan pemerintah kabupaten. Kami mengajak kecamatan dan desa mengoptimalkan perannya.” kata Samtiono SH MH kepada media ini.

Menurut Samtiono, kecamatan dan desa memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Informasi pajak bisa disampaikan lebih luas.

“Kecamatan dan desa paling dekat dengan masyarakat. Informasi pembayaran pajak dapat diteruskan hingga tingkat RT dan RW.” ujarnya.

Ia berharap kemudahan pembayaran melalui sistem digital dapat mendorong masyarakat lebih patuh. Teknologi diharapkan membuat pembayaran pajak semakin praktis.

“Kalau kemudahan digitalisasi dalam membayar pajak benar-benar dirasakan, insyaallah masyarakat semakin patuh membayar pajak.” tambahnya.

Baca Juga:  Sinergi Bapenda, Kecamatan dan Desa Nyamplong Perkuat Pengelolaan PBB-P2 Sumenep

Dorongan tersebut sejalan dengan perkembangan kanal pembayaran digital di Sumenep. Bapenda menyebut masyarakat dapat menggunakan ATM, mobile banking, e-wallet dan kanal elektronik.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep melalui Kabid P3EPD Suhermanto, SE, ME, menyebut forum tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga.

“Ini bentuk kolaborasi dan sinergi antara UPT PPD Provinsi Jawa Timur dengan Pemkab Sumenep untuk mendorong peningkatan PKB.” ujarnya.

Menurut Suhermanto, pelibatan stakeholder hingga tingkat desa diharapkan memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat secara berjenjang.

“Kami mengundang seluruh stakeholder sampai level desa agar menjadi tangan-tangan kami untuk menggerakkan masyarakat supaya patuh pajak.” kata Suhermanto SE ME menambahkan.

Ia menegaskan, hasil forum diharapkan tidak berhenti di ruang pertemuan. Peserta diminta meneruskan informasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Opgab UPT PPD, Bapenda Sumenep dan Satlantas Berhasil Jaring 20 Kendaraan Penunggak PKB

“Harapannya ini tidak selesai di sini. Peserta bisa terus menularkan informasi agar potensi yang ada dapat tergali secara maksimal.” pungkasnya.

Sinergi lintas sektor bukan hal baru dalam optimalisasi pajak kendaraan di Sumenep. UPT PPD, Bapenda, Satlantas dan Jasa Raharja sebelumnya juga terlibat dalam operasi gabungan.

Kini, pendekatan pelayanan diperkuat melalui digitalisasi. Masyarakat diharapkan memperoleh akses pembayaran yang lebih praktis sekaligus memahami pentingnya memenuhi kewajiban PKB.

Bagi pemerintah daerah, optimalisasi PKB bukan hanya soal penerimaan. Kemudahan layanan menjadi bagian penting untuk membangun kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan keterlibatan kecamatan, desa, Bapenda, UPT PPD, Disperkimhub, kepolisian hingga Jasa Raharja, sinergi pembayaran PKB terus diperluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola
Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab
Pemkab Sumenep Jadikan Job Fair 2026 Ruang Temu Pencari Kerja dan Dunia Usaha
Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah
Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah
Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya
Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan
SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:59 WIB

HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola

Rabu, 23 September 2026 - 23:58 WIB

Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab

Rabu, 23 September 2026 - 23:55 WIB

Pemkab Sumenep Jadikan Job Fair 2026 Ruang Temu Pencari Kerja dan Dunia Usaha

Rabu, 23 September 2026 - 22:03 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:52 WIB

Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah

Berita Terbaru