OkeDailyJatim – Sebanyak 23 murid MTsN 2 Sumenep mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Jawa-Bali. Mereka mengikuti simulasi yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA).
Simulasi berlangsung pada Senin (21/9/2026) sebagai tahapan persiapan sebelum kompetisi digelar serentak pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini mencakup uji coba soal sekaligus pemeriksaan kesiapan perangkat dan jaringan peserta.
Selama 120 menit, para murid mengikuti simulasi dengan menggunakan laptop yang dilengkapi kamera. Kesiapan perangkat menjadi perhatian penting agar proses kompetisi berbasis daring dapat berlangsung lancar tanpa kendala teknis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MTsN 2 Sumenep, H Hairuddin, menilai simulasi menjadi kesempatan penting bagi murid untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi kompetisi yang lebih luas.
“Simulasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan murid siap secara akademik maupun teknis sebelum mengikuti Olimpiade PAI tingkat Jawa-Bali,” kata H. Hairuddin kepada media ini.
MTsN 2 Sumenep mengirimkan 23 murid yang tergabung dalam tim PAI. Komposisinya terdiri dari sembilan murid kelas IX, 13 murid kelas VIII, dan satu murid kelas VII yang akan berhadapan dengan peserta dari berbagai MTs/SMP se-Jawa-Bali.
Menurut Hairuddin, kompetisi bukan sekadar ajang menguji kemampuan akademik. Lebih dari itu, pengalaman berkompetisi dapat membangun keberanian, kedisiplinan, serta semangat murid untuk terus memperdalam Pendidikan Agama Islam.
“Keikutsertaan ini kami harapkan mampu menambah pengalaman dan motivasi murid untuk terus belajar, khususnya dalam memperkuat pemahaman Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.
Persiapan kemudian diarahkan agar seluruh peserta mampu tampil optimal dengan tetap menjunjung sportivitas. Madrasah juga berharap pengalaman tersebut dapat memberi dampak positif terhadap pembelajaran PAI di lingkungan sekolah.
“Kami ingin pengalaman ini menjadi dorongan agar pembelajaran PAI semakin kuat, tidak hanya secara teori, tetapi juga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas H. Hairuddin.
Dengan bekal simulasi dan persiapan yang dilakukan, 23 murid MTsN 2 Sumenep dijadwalkan mengikuti Olimpiade PAI tingkat Jawa-Bali pada 23 September 2026. Mereka membawa semangat madrasah untuk belajar, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan terbaik.















