Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan ramah tamah. Canda, cerita masa lalu, serta keakraban kembali mewarnai pertemuan keluarga besar Alumni PGAN Sumenep Angkatan 90.
Di tengah perubahan zaman, tradisi sederhana tersebut justru menjadi pengingat bahwa persaudaraan tidak cukup hanya dikenang. Ia membutuhkan pertemuan, komunikasi dan kepedulian agar tetap hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Sahid Badri
Editor : Mas'udi
Sumber Berita: OkeDailyJatim















