“Guru RA harus terus belajar dan berinovasi agar pembelajaran menjadi menyenangkan, kreatif, serta memberi pengalaman bermakna bagi anak,” ujarnya.
Semangat tersebut, kata Edy, juga sejalan dengan penguatan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Sumenep.
Baginya, integritas tidak dibangun secara instan. Diperlukan proses, ketekunan, konsistensi, dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan pendidikan terbaik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pelatihan membatik diharapkan melahirkan inovasi yang dapat diterapkan di lembaga masing-masing dan memberi dampak nyata kepada peserta didik.
Sementara itu, Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid turut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai mampu menyatukan kreativitas pendidikan dengan pelestarian budaya lokal.
Menurut Abdul Wasid, guru memiliki posisi penting dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak anak berada pada tahap pendidikan usia dini.
“Kami berharap guru RA terus bergerak, berkreasi, dan melahirkan inovasi nyata yang memberi manfaat bagi anak didik serta masyarakat.” harap Abdul Wasid.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















