
Daerah | Kamis, 16 Juli 2026 - 03:31 WIB
Kajian ini menegaskan bahwa perjuangan melawan radikalisme tidak cukup dilakukan melalui pendekatan keamanan semata. Penguatan literasi, pendidikan keagamaan yang moderat, dan pemberdayaan perempuan menjadi strategi jangka panjang untuk menjaga persatuan.