Syifa berasal dari keluarga sederhana di Desa Saronggi, Sumenep. Namun, keadaan bukan penghalang baginya untuk terus belajar, berkarya, dan mengejar prestasi.
Setiap goresan tangan Syifa memiliki cerita. Dari sana, bakat yang awalnya sederhana perlahan berkembang menjadi kemampuan yang membawa kebanggaan bagi keluarga dan sekolah.
Bagi Hairil Fajar, apresiasi terhadap anak berbakat juga menjadi bagian dari dukungan terhadap generasi muda. Kreativitas perlu dirawat sejak usia dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap karya Syifa menjadi penyemangat bagi anak-anak lain untuk berani mengembangkan bakatnya.” tambahnya.
Pesan itu menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, perjalanan hebat lahir dari sebuah pensil dan selembar kertas.
Perjalanan Syifa tentu masih panjang. Ia masih memiliki banyak ruang untuk belajar, mencoba teknik baru, dan menghasilkan karya yang lebih besar di masa depan.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















