Sementara itu, KH Musleh Adnan mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama. Baginya, kecintaan kepada Nabi harus terlihat melalui sikap, ucapan, akhlak, dan perbuatan setiap hari.
“Rasulullah SAW harus menjadi teladan dalam kehidupan kita. Mencintai Nabi bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan meniru akhlak, kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang beliau,” tutur KH Musleh.
KH Musleh juga mengingatkan jamaah agar tidak menjadikan Maulid hanya sebagai perayaan. Nilai terpentingnya adalah bagaimana umat mampu membawa ajaran dan keteladanan Rasulullah ke dalam kehidupan nyata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan hanya memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi mari mengikuti jalan hidup beliau. Itulah bukti cinta yang sesungguhnya kepada Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Alim berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Ribuan jamaah menyimak tausiah dengan seksama, sembari memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Membludaknya jamaah menjadi gambaran bahwa kecintaan kepada Rasulullah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Maulid Nabi pun menjadi momentum untuk meneguhkan iman, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian.
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2















