Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan. Mereka menjawab pertanyaan, mengikuti gerakan, dan tertawa bersama sepanjang sesi dongeng.
Keseruan kemudian berlanjut melalui Baca Buku Bersama. Perpustakaan Keliling Kabupaten Sumenep hadir membawa berbagai bacaan yang menarik perhatian anak.
Buku cerita bergambar menjadi salah satu pilihan yang paling banyak diminati. Anak-anak bebas memilih bacaan lalu menikmatinya bersama pendamping.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Drs. Syaiful Bahri, menyambut antusias kegiatan tersebut.
“Kami ingin buku hadir lebih dekat dengan anak. Jika membaca dibuat menyenangkan, anak akan tumbuh dengan rasa ingin tahu yang besar.” ungkap Syaiful Bahri.
Menurut Syaiful Bahri, mengenalkan buku sejak dini tidak harus dilakukan secara kaku. Gambar dan cerita dapat menjadi pintu masuk literasi.
“Budaya membaca perlu dikenalkan secara bertahap. Anak bisa belajar melalui gambar, cerita, permainan, dan interaksi yang sesuai usianya.” tambahnya.
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















