OkeDailyJatim – Kecamatan Pasongsongan keluar sebagai juara AF Sport U-17 Football Championship 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Kota Sumenep dengan skor telak 4-1 pada partai final di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Kamis (29/10/2026).
Kemenangan tersebut memastikan Pasongsongan meraih gelar juara setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit. Kedua tim sempat bermain imbang 1-1 pada babak pertama, sebelum Pasongsongan tampil lebih efektif pada paruh kedua dengan mencetak tiga gol tambahan.
Keberhasilan Pasongsongan menjadi juara mendapat apresiasi dari Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH yang menilai kompetisi sepak bola usia muda memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi atlet daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bupati Fauzi, olahraga tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, dan mental pantang menyerah kepada generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan para pemain muda yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi. Semangat, keberanian, dan sportivitas yang ditunjukkan menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan di masa depan,” kata Bupati Fauzi disela-sela kegiatan.
Selain gelar juara yang diraih Pasongsongan, turnamen AF Sport U-17 Football Championship 2026 juga memberikan penghargaan kepada pemain yang tampil menonjol sepanjang kompetisi.
Nur Kholis dari Kecamatan Pasongsongan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak, sedangkan Rama Irgi meraih penghargaan pemain terbaik. Sementara itu, Kecamatan Arjasa berhasil menempati posisi ketiga.
Bupati Sumenep menyerahkan piala kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan perjuangan para pemain muda. Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama jajaran pejabat pemerintah daerah turut hadir menyaksikan pertandingan final tersebut.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, kompetisi antarkecamatan menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan kemampuan pemain sekaligus memperluas kesempatan bagi talenta muda daerah untuk menunjukkan potensi mereka.
Bupati Fauzi menegaskan, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan dan terencana agar potensi atlet muda dapat berkembang secara optimal.
Turnamen sepak bola usia muda dinilai dapat menjadi sarana untuk memantau perkembangan pemain dari berbagai kecamatan. Melalui kompetisi yang konsisten, pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan mampu mengidentifikasi pemain berbakat sejak dini.
“Kompetisi sepak bola usia muda menjadi sarana penting untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan bertanding, serta membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda. Olahraga mengajarkan anak-anak menjadi pribadi yang tangguh, jujur, dan pantang menyerah,” ujarnya.

Pembinaan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menyiapkan pemain untuk bersaing pada kompetisi yang lebih tinggi, termasuk membuka peluang memperkuat Perssu Sumenep.
Dengan sistem pembinaan yang terarah, pemain muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga mental bertanding, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap nilai-nilai sportivitas.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap penyelenggaraan kompetisi sepak bola usia muda dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak talenta dari berbagai wilayah.
Pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu melahirkan atlet berkualitas yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional, sekaligus membawa nama Sumenep melalui prestasi olahraga.
“Sumenep memiliki potensi besar dan anak-anak kita mempunyai semangat luar biasa. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, saya yakin mereka dapat meraih prestasi yang membanggakan di masa depan,” tutup Bupati Fauzi.

Untuk mewujudkan target tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, pelatih, klub, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan kompetitif.
Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan olahraga bukan sekadar hiburan, melainkan sarana membangun generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berprestasi.
Keberhasilan Pasongsongan menjuarai AF Sport U-17 Football Championship 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola di Sumenep, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya pemain-pemain muda yang mampu melangkah ke jenjang kompetisi lebih tinggi.















