OkeDailyJatim – Tim U-17 Kecamatan Dasuk kalah 1-2 dari Kecamatan Ambunten dalam laga Piala AF Sport U-17 di Stadion GOR A. Yani, Pangligur, Jumat (16/10/2026) sore.
Kekalahan tipis itu menjadi bahan evaluasi bagi tim Dasuk. Pembenahan permainan dan pematangan persiapan diperlukan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Pelatih Tim U-17 Dasuk, Jufriyanto, berharap para pemain tidak kehilangan semangat setelah hasil kurang maksimal tersebut. Kekalahan harus menjadi pelajaran berharga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemain harus tetap semangat. Hasil ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki permainan dan meningkatkan kekompakan tim,” kata Jufriyanto seusai pertandingan.
Dia menilai perjalanan tim dalam kompetisi masih panjang. Karena itu, para pemain diminta belajar dari kekalahan dan bekerja lebih keras saat menjalani latihan.
“Perjalanan masih panjang. Kami harus belajar dari kekalahan dan bekerja lebih keras untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer Tim U-17 Dasuk sekaligus Camat Dasuk, Drs. Wismadi Laksono, MH, meminta para pemain menjadikan hasil pertandingan sebagai motivasi untuk berkembang.
“Kekalahan ini harus menjadi motivasi bagi pemain untuk terus berkembang dan memperbaiki kekurangan dalam setiap pertandingan,” ujar Wismadi Laksono.
Pihaknya berharap pembinaan sepak bola usia muda di Kecamatan Dasuk terus berjalan. Dukungan berbagai pihak dibutuhkan untuk mengembangkan potensi pemain lokal.
“Kami berharap pemain tetap disiplin, menjaga kekompakan, dan terus meningkatkan kemampuan agar bisa meraih hasil lebih baik,” tuturnya.
Menurut Wismadi, pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membuka peluang bagi pemain muda Dasuk untuk berkembang dan meraih prestasi di bidang sepak bola.
“Pembinaan harus terus berjalan agar pemain muda Dasuk memiliki kesempatan untuk berprestasi dan membawa nama baik kecamatan,” tegas Camat Wismadi Laksono.
Di sisi lain, official manager Tim U-17 Dasuk, Kamaruddin, S.Sos., yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan Dasuk, turut menyoroti pentingnya evaluasi setelah kekalahan tersebut.
“Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi tim. Kami berharap pemain tetap kompak, menjaga semangat, dan mempersiapkan diri lebih baik,” ujar Kamaruddin.
Hasil 1-2 dari Ambunten menjadi catatan bagi Dasuk untuk membenahi koordinasi antarpemain, meningkatkan efektivitas permainan, dan mematangkan strategi menghadapi laga selanjutnya.















