Bukan Sekadar Predikat, Ini Kunci Kemenag Sumenep Melaju ke Penilaian TPN Zona Integritas

- Editorial Team

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Sekadar Predikat, Ini Kunci Kemenag Sumenep Melaju ke Penilaian TPN Zona Integritas

Bukan Sekadar Predikat, Ini Kunci Kemenag Sumenep Melaju ke Penilaian TPN Zona Integritas

OkeDailyJatim – Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep terus diperkuat melalui evaluasi dan pembenahan pelayanan publik.

Seluruh Tim ZI Kemenag Sumenep mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Pembangunan ZI Kanwil Kemenag Jawa Timur secara virtual dari Aula Al-Ikhlas, Selasa (22/9/2026).

Rakor tersebut membahas perkembangan pembangunan ZI Tahun 2026 pada Kemenag dan madrasah se-Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan Reformasi Birokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi dialog, Kabag TU Kanwil Kemenag Jatim Syakhul Hadi bertanya langsung kepada Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid tentang kunci lolos menuju penilaian TPN.

Baca Juga:  PPL UIN Madura Resmi Dimulai di MAN Sumenep, Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Kelas

Pertanyaan tersebut mendapat jawaban tegas. Abdul Wasid menyebut pembangunan ZI tidak boleh sekadar diarahkan untuk mengejar predikat atau memenuhi kebutuhan penilaian.

“Bagi kami, ZI bukan tujuan utama. Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” ujarnya.

Menurut Abdul Wasid, pembangunan ZI harus menjadi sarana untuk menghadirkan perubahan nyata dalam budaya kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai keberhasilan reformasi birokrasi tidak cukup hanya terlihat dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari pengalaman masyarakat saat menerima layanan.

Pelayanan yang mudah, bersih, transparan, dan memberikan manfaat menjadi bagian penting dari semangat pembangunan Zona Integritas di Kemenag Sumenep.

Baca Juga:  Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

“Jangan sampai kita membangun ZI hanya untuk mendapatkan predikat. Yang harus dibangun adalah budaya kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.” kata H. Abdul Wasid menambahkan.

Karena itu, seluruh jajaran Kemenag Sumenep didorong untuk menjadikan integritas sebagai kebiasaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik setiap hari.

Abdul Wasid berharap semangat pembangunan ZI terus dijaga, termasuk setelah proses penilaian selesai, sehingga perubahan yang dilakukan dapat berlangsung secara konsisten.

Menurutnya, penilaian TPN bukanlah garis akhir. Tahapan tersebut justru menjadi momentum untuk memastikan perbaikan pelayanan terus berjalan dan semakin memberi dampak.

Baca Juga:  Srikandi MAN Sumenep Raih Apresiasi Gubernur Jatim, Lailatu Nuzulil Qur’aini Bersinar di Paskibraka 2026

“Integritas harus hidup dalam pekerjaan sehari-hari, bukan hanya ketika ada penilaian. Semangat itu harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran.” tandasnya.

Dengan prinsip tersebut, Kemenag Sumenep berupaya menempatkan masyarakat sebagai orientasi utama dalam setiap proses pembenahan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pembangunan Zona Integritas pun diharapkan tidak berhenti sebagai program administratif, tetapi tumbuh menjadi budaya organisasi yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Bagi Kemenag Sumenep, predikat merupakan bagian dari proses. Sementara pelayanan yang semakin baik dan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi tujuan yang terus diperjuangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola
Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab
Pemkab Sumenep Jadikan Job Fair 2026 Ruang Temu Pencari Kerja dan Dunia Usaha
Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah
Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah
Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya
Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan
SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:59 WIB

HLM Sumenep Bahas PKB, UPT PPD Ungkap Strategi Andalkan Digitalisasi dan Layanan Jemput Bola

Rabu, 23 September 2026 - 23:58 WIB

Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab

Rabu, 23 September 2026 - 23:55 WIB

Pemkab Sumenep Jadikan Job Fair 2026 Ruang Temu Pencari Kerja dan Dunia Usaha

Rabu, 23 September 2026 - 22:03 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:52 WIB

Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah

Berita Terbaru